KEISKEI membuat sebuah produk yang dahsyat dengan Extract Ashitaba. Budidaya tanaman Ashitaba yang dikenal sebagai “Tanaman Malaikat Penyembuh”. Ashitaba dengan nama latin Angelica Keiskei Koidzumi merupakan sayuran hijau atau tanaman penyembuh yang memiliki kandungan anti-oksidan tinggi berupa Chalcone pada getah kuning di dahannya.

Perkebunan Ashitaba Berdiri diatas lahan seluas -/+ 52 hektar di Indonesia. Tanaman Ashitaba ini dibudidayakan tanpa menggunakan bahan kimia dan Tanpa Pestisida. Ashitaba Organik yang dihasilkan kemudian di proses dan di formulasi dengan Metode Japanese Traditional Technology sehingga menjadi beberapa produk Penumbuh Rambut, Kecantikan dan yang pasti menjadi Produk Kesehatan.
Budidaya Ashitaba dimulai pada saat seorang Peneliti dari Jepang datang ke Indonesia pada tahun 1994. Dalam budidaya ashitaba, kami berkomitmen untuk pertanian organik. Kami selalu mengikuti prosedur pertanian organik dan membudidayakan ashitaba dengan waktu dan usaha. Iklim yang ideal untuk budidaya ashitaba relatif dingin di musim panas dan hangat di musim dingin dengan curah hujan tahunan yang tinggi.
Ashitaba tumbuh dengan baik di iklim tropis Indonesia dengan sinar matahari yang kuat, dan, karena cuaca, kami menghadapi tantangan yang terus-menerus di awal. Kesenjangan besar curah hujan antara musim hujan dan musim kemarau sangat sulit untuk menangani. Ashitaba hanya bisa di budidayakan di dataran tinggi pada ketinggian 1000m dengan metode kultivasi ashitaba.
Tidak ada bahan kimia pertanian yang digunakan sama sekali, dan setiap proses pembuatan tanah, menabur, penanaman permanen dan panen dilakukan dengan tangan dengan hati-hati.

Keiskei Memiliki fasilitas yang sangat kompeten sehingga memungkinkan kami untuk menyediakan bahan ashitaba berkualitas tinggi secara konsisten. Kami menjamin keamanan dan kualitas produk kami dengan kontrol kualitas menyeluruh pada proses pembuatan Keiskei.

